DOSIS : DEFINISI DOSISI, RUMUS PERHITUNGAN DOSIS BERDSARKAN UMUR & RUMUS PERHITUNGAN DOSIS BERDSARKAN LUAS PERMUKAAN BADAN, DOSIS MAKSIMAL DAN DOSIS GABUNGAN

DOSIS kecuali dinyatakan lain, yang dimaksudkan dosis maksimum yaitu dosis maksimum dewasa untuk pemakaian melalui mulut, injeksisubkutis dan rektal
Selain dosis maksimal juga dikenal dosis lazim, dalam farmakope edisi III tercantum dosis lazim untuk dewasa juga untuk bayi dan anak. Umumnya merupakan petunjuk dan tidak mengikat

DEFINISI DOSIS
Dosis (takaran) suatu obat adalah banyaknya suatu obat yang dapat dipergunakan untuk diberika kepada seseorang penderita baik untuk dipakai sebagai obat dalam maupun obat luar. Ketentuan Umum dosis FI edisi III mencantumkan 2 dosis yaitu :
a. Dosis Maksimal (Maximum)
Dosis maksimal berlaku untuk pemakaian sekali dan sehari. Penyerahan obat dengan dosis melebihi dosis maksimum dapat dilakukan dengan memberi tanda seru dan paraf dokter dibelakang jumlah obatnya. Daftar dosis maksimal menurut FI digunakan untuk orang dewasa berumur 20 - 60 tahun, dengan berat badan 58 - 60 kg. Untuk orang yang sudah lanjut dan pertumbuhan fisiknya sudah mulai menurun, maka pemberian dosis lebih kecil daripada dosis maksimum.
- 60 - 70 tahun 4/5 x dosis dewasa
- 70 - 80 tahun 3/4 x dosis dewasa
- 80 - 90 tahun 2/3 x dosis dewasa
- 90 tahun ke atas 1/2 x dosis dewasa
Untuk wanita hamil yang peka terhadap obat-obatan sebaiknya diberi dalam jumlah yang lebih kecil, bahkan untuk beberapa obat yang dapat mengakibatkan abortus dilarang, juga wanita menyusui, karena obat dapat diserap oleh bayi melalui ASI.
Respon tubuh anak dan bayi terhadap obat tidak dapat disamakan dengan orang dewasa. Dalam memilih dan menetapkan dosis memang tidak mudah karena harus diperhitungkan beberapa faktor, antara lain  : umur, berat badan, jenis kelamin, daya serap obat, ekskresi obat. Faktor lain kondisi pasien, kasus penyakit, jenis obatnya juga faktor toleransi, habituasi, adiksi dan sensitip atau peka.
Aturan pokok untuk memperhitungkan dosis untuk anak tidak ada, karena itu beberapa tokoh mencobat untuk membuat perhitungan berdasarkan umur, bobot badan dan luas permukaan (body surface area). Sebagai dasar dapat kita ambil salah satu cara sebagai berikut

PERHITUNGAN DOSIS BERDASARKAN UMUR
1. Hukum Bastedo's
Rumus perhitungan dosis berdasarkan umur Hukum Bastedo's

2. Rumus Dilling's untuk anak 8 - 20 tahun
Rumus perhitungan dosis berdasarkan umur Rumus Dilling's

3. Rumus Fried's untuk infants (di bawah 1 tahun)
Rumus perhitungan dosis berdasarkan umur Rumus Fried's

4. Rumus Young's untuk anak 1 - 8 tahun
Rumus perhitungan dosis berdasarkan umur Rumus Young's


PERHITUNGAN DOSIS ANAK-ANAK BERDASARKAN BERAT BADAN
1. Hukum Clark's (Amerika)
Rumus perhitungan Hukum Clark's


PERHITUNGAN LUAS PERMUKAAN BADAN (Body Surface Area = BSA)
Rumus Perhtiungan Luas Permukaan Badan (Body Surface Area = BSA)

b. Dosis Maksimum gabungan
Bila resep terdapat lebih dari satu macam obat yang mempunyai terapi yang sama, maka harus dihitung dosis maksimum gabungan. Dosis maksimum gabungan dinyatakan tidak lampau bila :
Rumus perhitungan Dosis Gabungan sekali minum

Rumus perhitungan Dosis Gambungan maksimum per hari
Dosis untuk larutan mengandung sirup jumlah besar.
Harus diperhatikan di dalam obat minum yang mengandung sirup dalam jumlah besar (lebih dari 16,67% atau lebih dari 1/6 bagian), BJ larutan berubah dari 1 menjadi 1,3 sehingga berat larutan tidak sama dengan volume larutan, sehingga dosis pemakaian resep harus diperhitungkan


EmoticonEmoticon